Senin, 26 Juli 2010

Kondisi yang Mempengaruhi Penyesuaian Terhadap Masa Pensiun.



1.Wajib Pensiun
Karena sebagian industri, perusahaan, dan pemerintah mewajibkan pekerja pada tingkat usia tertentu untuk pensiun, dari usia enam puluhan sampai tujuh puluh tahun, mereka tidak mau lagi merekrut pria atau wanita yang mendekati usia wajib pensiun karena waktu tenaga dan biaya untuk melatih mereka sebelum bekerja relatif mahal.

2.Kebijakan Perekrutan
Apabila bagian personalia perusahaan dan industry dipegang oleh pejabat yang masih muda, maka para usia lanjut akan sulit mendapatkan pekerjaan.
3.Rencana Pensiun
Adanya hubungan yang erat antara rencana pensiun yang ada pada perusahaan dan industri, dengan kegagalan perusahaan untuk memanfaatkan para pekerja usia lebih dari enampuluh lima tahun.
4.Sikap Sosial
Kepercayaan yang sudah tersebar luas berbunyi bahwa para kerja yang sudah tua mudah kena kecelakaan, bahwa mereka itu kerja lamban ketimbang pekerja muda, dan bahwa mereka perlu dilatih lagi agar dapat menggunakan tehnik-tehnik modern, merupakan penghalang utama bagi perusahaan untuk mempekerjakan orang usia lanjut.
5.Fluktuasi dalam Daur Usaha
Apabila kondisi usaha suram, biasanya pekerja usia lanjutlah yang pertama kali harus diberhentikan dan kemudian digantikan orang yang lebih muda apabila kondisi usaha sudah membaik.
6.Jenis Pekerjaan
Periode kerja bagi pekerja pada posisi eksekutif dibatasi oleh kebijaksanaan pensiun. Pekerja yang terampil, setengah terampil dan tidak terampil menyadari bahwa kekuatan dan kecepatan mereka berkurang dan mundur sejalan dengan usia dan akibatnya kegunaannya juga berkurang. Hanya pekerja yang memiliki usaha sendiri dan pekerja profesionallah yang dapat meneruskan pekerjaannya selama mereka ingin.
7.Jenis Kelamin
Wanita pada umumnya lebih sulit untuk mempertahankan pekerjaannya ketimbang pria, atau lebih sulit untuk memperoleh pekerjaan yang baru pada waktu mereka semakin tua.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar